Relasi antara mampu dan mau

March 17, 2009 at 2:34 am Leave a comment

“ Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (Q.S. At Tiin:4)

“Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.” (Q.S. Asy Syamsy:8)

Allah swt telah menjadikan manusia sebagai sebaik-baik ciptaan. Manusia diciptakan dengan kesempurnaan. Kesempurnaan dalam artian kemampuan. Manusia diciptakan dengan kemampuannya masing-masing. Masing-masing manusia memiliki kemampuannya sendiri-sendiri. Kemampuan yang dimiliki manusia A belum tentu manusia B juga memilikinya. Di sisi lain, Allah juga mengilhamkan jalan ketaqwaan dan jalan keburukan dalam hati manusia. Ini yang disebut kemauan. Jadi setiap manusia diciptakan dengan kemampuan dan kemauan. Semua sudah ada dalam”satu paket”.

Nah, lalu apa hubungan antara mampu dan mau? Ini yang akan dibahas. Seperti yang sudah dijelaskan di depan, bahwa manusia diciptakan dengan kemampuan dan kemauan. Dan dalam setiap manusia juga ditanamkan kekuatan untuk mengendalikan dua potensi tadi. Manusia tidak bisa berhasil dengan hanya mengandalkan salah satu potensi saja. Kedua-duanya harus saling melengkapi untu mencapai tujuan.

Manusia sudah pasti punya kemampuan. Namun kemampuan manusia berdasarkan spesialisasinya sendiri-sendiri. Seperti, mampu memasak, mampu bersepeda, hingga mampu menjadi pemimpin bagi orang lain. Dengan memiliki kemampuan, dan mengetahui dimana letak kemampuannya, manusia bisa maju. Tetapi dengan satu syarat, yaitu mau. Ketika seseorang memiliki kemampuan namun tidak mau, ia akan statis, tidak bergerak. Namun, ketika ia tidak memiliki kemampuan tapi ia ingin, ini akan menimbulkan masalah. Berikut relasi mampu dan mau:

  • mampu + mau = klop + bisa
  • mampu – mau = klop – bisa
  • mau – mampu = bisa – klop
  • (- mau) – mampu =klop – bisa

Nah, dari persamaan antara mampu dan mau, dapat disimpulkan :

1.Ketika manusia memiliki kemampuan di suatu bidang, dan ia mau menggunakan kemampuannya, ini merupan suatu hubungan yang cocok dan akan menghasilkan keberhasilan. Sebagai contoh, Fulan adalah lulusan universtas jurusan pertanian. Lalu ia berusaha mengembangkan usaha budidaya buah naga, kemungkinan berhasilnya sangan besar, karena sejak awal memang ia punya kemampuan dan ia tahu dimana letak kemampuannya. Di samping itu ia juga mau. Jadi, dengan mengkombinasi antara kemampuan yang dimiliki dengan keinginan untuk maju, peluang keberhasilan semakin tinggi.

2.Ketika manusia memiliki kemampuan di suatu bidang, namun ia tidak mau menjalankan potensinya, bisa dibilang ini hubungan yang pantas tetapi akan berujung pada keadaan yang sama saja, alias tidak berkembang. Sebagai contoh, Fulan B seorang lulusan universitas jurusan teknik elektronika. Sebanarnya ia mampu dan punya pengetahuan yang cukup tentang barang-barang elektronik. Tetapi karena terlalu sering tidak diterima di perusahaan, ia akhirnya menyerah dan malah beralih menjadi tukang becak. Sungguh ironis. Sebenarnya seandainya ia mau untuk sedikit berusaha mencari modal dan mau mengambil resiko, mungkin ia bisa membuka service elektronik kecil-kecilan dengan keuntungan yang bisa digunakan untuk mengembangkan usaha. Mungkin membuat peralatan elektronik sendiri dan menjualnya. Yang keuntungannya cenderung meningkat. Daripada jadi tukang becak. Tak mungkin akan segera berkembang. Dan kemampuan yang dimiliki jadi sia-sia.

3.Ketika manusia mau, tetapi tidak memiliki kemampuan dalam suatu bidang, ini akan menghasilkan relasi yang bisa terjadi dan mungkin akan sukses, tetapi suksesnya adalah sukses yang hancur. Karena kemauannya tidak didasari kemampuan. Sebagai contoh, seorang peternak ikan. Ia memuliki kemampuan dalam pengetahuan tentang ikan dan kemampuan yang disebut ”telaten”. Lalu orang ini beralih menjadi guru les matematika. Padahaal ia tidak pernah kursus atau belajar matematika. Kira-kira apa yang akan terjadi? Hancur. Bukan muridnya jadi pakar matematika, malah jadi pakar ikan. Seberapapun telaten ia mengajari muridnya, ini tak akan berhasil, karena ia tidak punya kemampuan dalam bidang itu.

4.Ketika manusia tidak memiliki kemampuan dan tidak memiliki kemauan untuk menggali kemampuan yang lain, ini adalah relasi yang bagus, bahkan sangat pas,”hancur”. Bayangkan! Apa yang terjadi ketika seluruh warga indonesia adalah orang-orang seperti ini? Ya hancur itu tadi.

Sebagai seorang yang beriman, seharusnya kita:

  • Belajar: mau mempelajari ilmu pengetahuan baik ilmu agama maupun ilmu dunia. Dengan belajar, mengkaji, dan berlatih, seorang manusia akan mendapatkan kemampuannya. Selain dapat berguna bagi diri sendiri ilmu yang telah dipelajari juga bisa ditularkan ke orang lain. Dan mungkin ilmu yang ditularkan bisa menjadi bibit keberhasilan bagi orang lain. Rasulullah saw pernah bersabda: ”mencari ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim”
  • Berusaha: melatih dan mengarahkan otak untuk senantiasa optimis dan yakin akan pertolongan Allah. Dengan yakin akan pertolongan Allah kemauan akan timbul. Mengapa? Karena dengan adanya penolong yang pasti ada, itu akan menumbuhkan harapan, harapan akan sesuatu yang masih sangat mungkin terjadi. “Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.(Q.S. Ar Ra’d:11)

Kesimpulan:

1. Seorang manusia sudah pasti memiliki kemampuan, tinggal bagaumana ia menggali dan mengembangkan kemampuannya tersebut

2. Untuk berhasil, kemampuan yang ada harus dibarengi dengan ’kemauan untuk maju’ dan ’harapan untuk berhasil’.

3. Potensi yang telah disebutkan, tidak bisa berdiri sendiri. Harus saling beriringan. Seorang da’i tak munkin bisa berdakwah kalau tak punya materi yang disampaikan. Sedangkan seorang yang punya materi dakwah tak akan jadi da’i kalau tak mau menyampaikannya.

zaid171

Entry filed under: perbaikan diri. Tags: .

Jagalah Mata, Jagalah Hati Belajar dari padi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


March 2009
M T W T F S S
« Feb   May »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Recent Posts

Visitors

free counters

%d bloggers like this: