Rahasia Pagi

May 16, 2009 at 7:34 am Leave a comment

Dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya. Mereka Itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi syurga Firdaus. mereka kekal di dalamnya. (Q.S. Al-mu’minun :9-11)

Every muslim knows what is this praying, praying in islam atau sholat di dalam islam menempati kedudukan yang tak dapat ditandingi oleh ibadat manapun juga karena Sholat adalah tiang agama sebagai mana sabda Rasulullah saw

” pokok urusan adalah Islam, sedang tiangnya ialah Sholat, dan puncaknya adalah berjuang dijalan allah”

Kita tahu bahwa islam amat menantang orang yang menyianyiakan dan mengancam orang lalai dari sholat. Sebagaimana firman Allah ’azza wa jalla.

Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, Maka mereka kelak akan menemui kesesatan, (Q.S. Maryam: 59)

Serta,
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,(yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, (Q.S. al-Ma’un :4-5)

Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang salah satu sholat sunnah yang sering kita lupakan begitu saja padahal sholat ini memiliki keutamaan yang banyak, sebagai mana Sabda Rasullullah saw berikut

”Dalam tubuh manusia itu ada tigaratus enampuluh ruas tulang. Ia diharuskan bersedekah untuk tiap ruas itu. Para sahabat bertanya : “siapa yang kuat melaksanakan itu ya Rasulullah ?” Beliau menjawab : “Dahak yang ada di masjid lalu ditutupnya dengan tanah, atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah, atau kiranya kuasa cukuplah diranti dengan mengerjakan dua rekaat sholat Dhuha.”

Syaukani says : “ Dua rekaat sholat Dhuha dapat menggantikan tigaratus enampuluh kali sedekah,” subhanallah. Sungguh kasihan kita karena ketidak tahuan kita, jika kita meninggalkan sholat ini berarti kita telah menghilangkan banyak sedekah. Astagfirullah.
Selain itu ada sebuah hadits yang mengatakan kalau kita mengerjakan empat rekaart sholat Dhuha maka kita akan mendapat kebutuhan kita pada sore harinya. Dari Nuwas bin sam’an r.a bahwa Nabi saw bersabda:

“Allah ‘azza wa jalla berfirman: “wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rekaat pada permulaan siang (yakni sholat Dhuha), nanti akan kucukupi kebutuhanmu pada sore harinya.”

Hukum sholat ini adalah sunnah,sebagaimana sabda Rasulullah, yang artinya:
“Rasulullah s.a.w selalu sembahyang Dhuha sampai-sampai kita mengira bahwa beliau tidak pernah meninggalkannya, tetapi kalau beliau sudah meninggalkannya sampai-sampai kita mengira bahwa beliau tidak pernah mengerjakannya.”

Dan waktu mengerjakannya adalah saat matahari sudah naik kira-kira sepenggalah dan berakhir di waktu matahari lingsir, tetapi di sunnahkan mengundurkannya sampai matahari agak tinggi dan panasnya agak terik. Sebagai mana sabda beliau. Dari Zaid bin Arqam r.a

“Nabi s.a.w. ke luar menuju tempat ahli Quba’. Di kala itu mereka sedang bersembahyang Dhuha. Beliau lalu bersabda: ”ini adalah sholat orang-orang yang sama kembali pada Allah swt yakni di waktu anak-anak unta telah bangkit karena kepanasan waktu Dhuha.”

Sungguh menyesalnya kita bila kita tidak manyampatkan diri untuk melaksanakannya, padahal setiap pagi kita memiliki kesempatan untuk melakukannya, lagi pula Rasulullah pernah berkata kepada Anas r.a bahwa dua dari tiga permintaa beliau dikabulkan oleh Allah swt.
Sebagai penutup kesempatan kali ini marilah kita merenungi lagi bagai manakah kehidupan kita setelah kita mengetahui keutamaan sholat Dhuha, akankah kita menjalankannya atau cuak terhadapnya jika kita ingin melakukannya karena Allah marilah kita membuat sebuah planning-planning atau perencanaan-perencanaan atau kalau kita sudah memiliki planning kita cukup meralat atau mengubah planning- planning yang telah kita buat untuk kemudian memasukkan planning untuk melakukan sholat Dhuha sebagai kegiatan yang kontinu, misal sebulan sekali atau seminggu sekali atau seminggu dua kali atau bahkan semunggu lima kali.
Dengan begitu kita bisa menyempatkan waktu sibuk kita selama beberapa menit untuk beristirahat dengan mengerjakan sholat Dhuha beberapa rekaat, secara logika bila kita memanfaat kan waktu istirahat kita untuk melaksanakan sholat Dhuha kita bisa mendapatkan dua kebaikan yaitu istirahat dan menenangkan pikiran kita serta yang kedua mendapatkan pendekatan ruhani kepada sang pencipta kita.
Semoga kita bisa melaksanakan sebuah amalan yang penuh keutamaan ini dan mendapat ridho dari Allah dengan hati yang bersih dan ikhlas. Dan semoga kita termasuk kedalam orangyang diberi naungan atau syafa’at saat di padang mahsyar.

zhain arrasyid

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Tafsir Surat Al fatihah Beberapa keburukan pacaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


May 2009
M T W T F S S
« Mar    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Recent Posts

Visitors

free counters

%d bloggers like this: